ANALISIS BURNOUT, WORK-LIFE BALANCE DAN KINERJA PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN BINA BHAKTI

Authors

  • Bagja M Debba Universitas Bina Sarana Informatika Author
  • Aprilia Puspasari Universitas Bina Sarana Informatika Author

Keywords:

Burnout, Work-Life Balance, Kinerja Pegawai, Analisis SWOT.

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya tingkat burnout yang berpotensi menghambat kinerja pegawai serta pentingnya work-life balance dalam menciptakan kondisi kerja yang mendukung produktivitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi burnout, work-life balance, dan kinerja pegawai serta merumuskan strategi pengelolaan sumber daya manusia pada Yayasan Pendidikan Bina Bhakti. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Populasi penelitian berjumlah 30 pegawai dan seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui kuesioner dengan skala Likert dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis deskriptif dan analisis SWOT melalui matriks IFAS dan EFAS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance pegawai berada pada kategori baik dengan nilai rata-rata 3,91, sedangkan burnout berada pada kategori tinggi dengan nilai rata-rata 4,30. Analisis IFAS menunjukkan kelemahan lebih dominan daripada kekuatan dengan selisih skor -0,44, sedangkan analisis EFAS menunjukkan ancaman lebih dominan daripada peluang dengan selisih skor -0,33. Strategi yang direkomendasikan adalah strategi Weakness-Threats (WT) dengan fokus pada evaluasi beban kerja, pengendalian burnout, peningkatan kesejahteraan, dan pengembangan kompetensi pegawai.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Baehaki, & Faisal, M. (2020). Manajemen kinerja pegawai: Teori dan aplikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Cahyawati, D. P., & Lestari, N. K. Y. (2023). Burnout syndrome pada pekerja: Sebuah kajian literatur. Jurnal Psikologi dan Kesehatan Mental, 5(2), 112–125.

Dapu, V. A., Winarni, & Susetyo, J. (2017). Penilaian kinerja dengan metode Human Resources Scorecard dan pendekatan analisis SWOT. Jurnal Teknik Industri, 18(1), 45–56.

Freddy Rangkuti. (2001). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Greenhaus, J. H., Collins, K. M., & Shaw, J. D. (2003). The relation between work–family balance and quality of life. Journal of Vocational Behavior, 63(3), 510–531.

Imamida, N. (2025). Work-life balance dan kepuasan kerja pada karyawan. Yogyakarta: Deepublish.

Lestari, D. P., Syahriza, R., & Harahap, M. I. (2023). Strategi manajemen sumber daya manusia dalam meningkatkan kualitas kinerja karyawan. Jurnal Manajemen dan Bisnis, 12(1), 78–92.

Mangkunegara, A. P. (2017). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Maslach, C., & Jackson, S. E. (1981). The measurement of experienced burnout. Journal of Occupational Behaviour, 2(2), 99–113.

Maslach, C., & Leiter, M. P. (2016). Understanding the burnout experience: Recent research and its implications for psychiatry. World Psychiatry, 15(2), 103–111.

Ningsih, S. (2022). Human resources management strategy to increase employee performance. Jurnal Ilmiah Manajemen, 10(2), 145–158.

Ningsih, S., et al. (2021). Dimensi dan indikator kinerja pegawai. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 8(1), 33–47.

Nurshoimah, S., et al. (2023). Pengaruh burnout dan work-life balance terhadap kinerja karyawan. Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 15(3), 201–215.

Prameswara, A., & Subur, S. (2026). Analisis peranan work life balance dalam pengukuran kinerja karyawan pada PT Karya Visual Anantara Jakarta Barat. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 14(1), 55–70.

Pujiwati, A., Aisyah, S., Prasetya, D., & Maulana, R. (2024). The effect of work environment, work-life balance, and burnout on employee performance. International Journal of Business and Management, 19(4), 88–102.

Rangkuti, F. (2006). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Rangkuti, F. (2015). Analisis SWOT: Teknik membedah kasus bisnis (Edisi Revisi). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Selvia, N., Ningsih, S., Syahroni, M., & Mahadianto, A. (2025). The effect of work-life balance and burnout on the performance of Generation Z employees. Jurnal Riset Manajemen, 13(2), 120–135.

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi Revisi). Bandung: Alfabeta.

Sujarweni, V. W. (2020). Metodologi penelitian bisnis dan ekonomi. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.

Wahyuni, S., et al. (2026). Pengembangan SDM dan penilaian kinerja pada PT Bio Nusantara Teknologi Bengkulu. Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia, 11(1), 90–105.

Wakhyudin, & Rais, A. (2009). Analisis SWOT: Teori dan aplikasi. Jakarta: Mitra Wacana Media.

Yanuar, R., Recky, R., & Nuradina, N. (2025). Analisis SWOT dalam pengembangan kinerja pada karyawan CV. Asanka Wijaya. Jurnal Ilmiah Manajemen, 9(1), 67–82.

Yuslem, N., Sugianto, S., & Ichsan, R. N. (2022). The human resource development strategies in improving employee performance in cooperatives. Jurnal Bisnis dan Manajemen, 12(3), 210–225.

Published

2026-10-13

Issue

Section

Articles

How to Cite

ANALISIS BURNOUT, WORK-LIFE BALANCE DAN KINERJA PEGAWAI YAYASAN PENDIDIKAN BINA BHAKTI. (2026). Journal Edutama Multidisciplinary Indonesian, 2(4), 76-89. https://journal.journeydigitaledutama.com/index.php/jemi/article/view/196

Similar Articles

21-30 of 63

You may also start an advanced similarity search for this article.