HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PABRIK KELAPASAWIT PT X ROKAN HULU

Authors

  • Ria Finola Ifani Universitas Abdurrab Author
  • Ferianto Universitas Abdurrab Author
  • Lasmaria Universitas Abdurrab Author
  • Yuharika Pratiwi Universitas Abdurrab Author

Keywords:

kelelahankerja, status gizi, pekerja.

Abstract

Kelelahan merupakan proses menurunnya efisiensi kerja dan kekuatan fisik dalam bekerja. Faktor-faktor yang dapat menyebabkan kelelahan yaitu status gizi, durasi kerja, cuaca kerja, beban kerja, dan sebagainya. Dampak kelelahan adalah penurunan produktivitas kerja dan kecelakaan kerja. International Labour Organization tahun 2010 menyebutkan 2 juta orang meninggal setiap tahun akibat kelelahan kerja. Diketahui kematian per 100.000 pekerja terjadi pada tiga sektor yaitu pertanian, perikanan, dan industri. Penelitian oleh Kementerian Tenaga Kerja Jepang terhadap 12.000 perusahaan yang diambil melalui sampel secara acak sebanyak 16.000 orang diperoleh 65% pekerja mengalami kelelahan fisik, 28% kelelahan mental, dan 7% merasa kelelahan mental. Jumlah kecelakaan kerja di Indonesia lebih tinggi dibandingkan dengan beberapa negara di Asia dan Eropa. Riau merupakan provinsi kedua setelah Bali dengan angka kecelakaan tertinggi di Indonesia pada tahun 2014. Penelitian dilakukan dengan metode analitik observasional, dengan rancangan penelitian cross sectional. Teknik pengambilan sampel menggunakan Total sampling yang diuji secara statistik menggunakan uji chi-square. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja di PKS PT X Rokan Hulu. Hasil dari penelitian ini ditemukan adanya hubungan antara status gizi dengan kelelahan kerja (p-value = 0,002) pada Pekerja di PKS PT X Rokan Hulu. Para pekerja di PKS PT X disarankan agar memperhatikan waktu selama bekerja, dianjurkan untuk istirahat sebentar saat mulai merasa lelah, menjaga pola hidup sehat, dan banyak melakukan aktivitas fisik. Pihak perusahaan bisa memberikan edukasi mengenai informasi tentang kelelahan kerja.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, K. W. (2016). Hubungan umur, kebisingan dan temperatur udara dengan kelelahan subjektif individu di PT X Jakarta. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 5, 112–120.

Arini, S. Y., & Dwiyanti, E. (2015). Analisis faktor yang berhubungan dengan terjadinya kelelahan kerja pada pengumpul tol di perusahaan pengembang jalan tol Surabaya. The Indonesian Journal of Occupational Safety and Health, 4, 113–122.

Aulia, Aladin, & Tjendera, M. (2018). Hubungan kelelahan kerja dengan kejadian kecelakaan kerja pada pekerja galangan kapal. Jurnal Kesmas dan Gizi (JKG), 1, 58–66.

Deyulmar, Suroto, & Wahyuni. (2018). Analisis faktor-faktor yang berhubungan dengan kelelahan kerja pada pekerja pembuat kerupuk opak di Desa Ngadikerso, Kabupaten Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (e-Journal), 6, 278.

Dianawati, P., & Nawawinetu, E. D. (2018). Faktor yang berhubungan dengan perilaku tidak aman pada pekerjaan pemancangan di PT Waskita Karya (PERSERO) Proyek Tol KLBM Seksi 2 Area Waduk Bunder. Journal of Vocational Health Studies, 2, 28–33.

Ida, Sumekar, & Anisah. (2019). Hubungan sikap kerja berdiri dan beban kerja fisik dengan kelelahan kerja pada pekerja di bagian produksi pabrik kayu lapis Yogyakarta. Jurnal Formil Kesmas Respati, 4, 151.

Juliana, M., Camelia, A., & Rahmiwati, A. (2018). Analisis faktor risiko kelelahan kerja pada karyawan bagian produksi PT. Arwana Anugrah Keramik, Tbk. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 9, 53–63.

Sari, A. R., & Muniroh, L. (2017). Hubungan kecukupan asupan energi dan status gizi dengan tingkat kelelahan kerja pekerja bagian produksi. Amerta Nutrition, 1, 275–281.

Soedirman, & Prawirakusumah, S. (2014). Kesehatan kerja dalam perspektif hiperkes & keselamatan kerja. Erlangga.

Suma'mur. (2013). Higiene perusahaan dan kesehatan kerja (HIPERKES). Sagung Seto.

Suryaningtyas, Y., & Widajati, N. (2017). Iklim kerja dan status gizi dengan kelelahan kerja pada pekerja di ballast tank bagian reparasi kapal PT. X Surabaya. Jurnal Manajemen Kesehatan Yayasan RS. Dr. Soetomo, 3, 99–114.

Tarwaka, Bakri, S. H., & Sudiajeng, L. (2004). Ergonomi untuk keselamatan, kesehatan kerja dan produktivitas. UNIBAPRESS.

Tasmi, D., Lubis, H. S., & Mahyuni, E. L. (2015). Hubungan status gizi dan asupan energi dengan kelelahan kerja pada pekerja di pabrik kelapa sawit Pulau Tiga tahun 2015. Jurnal Lingkungan dan Keselamatan Kerja, 4, 3–5.

Published

2026-09-25

Issue

Section

Articles

How to Cite

HUBUNGAN STATUS GIZI DENGAN KELELAHAN KERJA PADA PEKERJA PABRIK KELAPASAWIT PT X ROKAN HULU. (2026). Journal Edutama Multidisciplinary Indonesian, 2(4), 32-37. https://journal.journeydigitaledutama.com/index.php/jemi/article/view/192

Most read articles by the same author(s)